Ia menambahkan sinergi antara pemerintah dan dunia industri dalam memperdalam kapabilitas manufaktur telah mendorong sektor otomotif menjadi salah satu tulang punggung industri nasional.
“Sektor otomotif kini menjadi tulang punggung manufaktur dan berkontribusi hingga 18 persen terhadap PDB nasional,” ucapnya.
Lebih lanjut, komitmen menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi juga ditunjukkan melalui tingginya tingkat kandungan lokal kendaraan Toyota.
Disampaikan Nandi, kendaraan yang diproduksi untuk pasar domestik dan ekspor saat ini telah memiliki kandungan lokal hingga lebih dari 80 persen yang memperkuat daya saing rantai pasok nasional.
Selain memperkokoh struktur industri, pengembangan basis produksi Toyota di Indonesia juga memberikan dampak signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja.